Ingin Fasih Berbahasa Isyarat?

Memiliki kendala berkomunikasi dengan anak Tuli?

Kami menyediakan pengajaran Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dengan metode the Natural Approach, the Communicative Language Teaching dan Task-based Language Teaching yang menyenangkan dan interaktif.

Program Kelas Bahasa Isyarat PUSBISINDO

Tersedia dua pilihan program kelas BISINDO yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Semua program kelas didampingi oleh guru Tuli yang berpengalaman:

Kelas Regular
Kelas Regular
  • 1 - 2x pertemuan per minggu sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh PUSBISINDO
  • Setiap kelas terdiri dari 15-20 orang per kelas
  • Guru Tuli berpengalaman dan interaktif
  • Mendapat sertifikat kelulusan sesuai level yang diambil.
Kelas Privat
  • 1 - 2x pertemuan per minggu sesuai jadwal yang disepakati murid dan guru
  • Anda dapat menentukan jumlah murid yang belajar dalam satu kelas (sendiri, berdua atau group) 
  • Guru Tuli berpengalaman dan interaktif
  • Mendapat sertifikat kelulusan sesuai level yang diambil
Kelas Privat
Mengapa Belajar BISINDO?

Mari berkomunikasi tanpa hambatan! Di Indonesia terdapat lebih dari 2.500.000 tuli dan Bisindo adalah bentuk komunikasi yang paling efektif serta tidak terbatas hanya untuk Tuli tetapi juga untuk semua orang. Selain untuk mengurangi hambatan dalam berkomunikasi dan mendukung lingkungan yang inklusif, mempelajari BISINDO juga mempunyai banyak manfaat. Apa saja? Mari kita simak di bawah ini!

Memperkaya Ekspresi
Memperkaya Ekspresi

BISINDO adalah komunikasi visual, tentu saja ekspresi berperan besar dalam menghidupkan suasana percakapan. Dengan mempelajari BISINDO dapat melatih dan memperkaya ekspresi Anda.

Otak Kiri-Kanan Seimbang
Otak Kiri-Kanan Seimbang

Percaya atau tidak, Bahasa Isyarat dapat membantu keseimbangan perkembangan otak kiri dan kanan serta meningkatkan kecerdasan!

Jaringan Lebih Luas
Jaringan Lebih Luas

Anda akan lebih mudah terhubung dengan komunitas Tuli dan mempunyai banyak teman-teman Tuli. Selain itu, Anda berkesempatan menjadi Juru Bahasa Isyarat (JBI).

Komunikasi tanpa Hambatan
Komunikasi tanpa Hambatan

Dengan BISINDO, komunikasi tetap dapat dilakukan dalam berbagai situasi yang tidak mendukung sekalipun! Jarak terlalu jauh? Suasana terlalu bising? Bahkan di dalam air? Semua dapat diatasi dengan BISINDO!

Area Kelas Pusbisindo Cabang

PUSBISINDO mempunyai cabang yang tersebar di 8 (enam) Provinsi. Setiap cabang sudah membuka kelas Bahasa Isyarat di daerah masing-masing. Bagi Anda yang berdomisili di daerah yang sudah terdapat cabang PUSBISINDO, dapat langsung menghubungi kontak cabang yang tertera di bawah ini.

Kolaborasi Kelas BISINDO

PUSBISINDO telah menjalin berbagai kolaborasi dalam bentuk workshop dan kelas BISINDO dalam rangka sosialisasi Bahasa Isyarat dengan para pihak di bawah ini:

Gojek
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo)
Jalin Mimpi
Grab
Universitas Indonesia
Kementerian Keuangan
Pertanyaan yang paling sering diajukan:
Apakah Bahasa Isyarat setiap daerah di Indonesia sama?

Bahasa Isyarat setiap daerah di Indonesia berbeda-beda. Karena BISINDO merupakan Bahasa Alamiah yang muncul dan dikembangkan oleh masyarakat Tuli sesuai dengan ciri khas daerah tersebut.

Pertanyaan yang paling sering diajukan:
Siapa saja yang bisa belajar BISINDO?

Semua orang dapat belajar BISINDO termasuk Tuli, anak dengar, orang tua, guru SLB, terapis, psikolog, para profesional dan siapa pun dari semua kalangan dan lapisan sosial. Tetapi PUSBISINDO hanya menyediakan kelas untuk umur 18 tahun ke atas. Untuk anak di bawah 18 tahun bisa belajar secara privat.

Asal Usul BISINDO dan PUSBISINDO

Keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Budaya Nomor 0190/P/1994 tanggal 1 Agustus 1994 untuk membuat Kamus Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) menimbulkan perselisihan antara Komunitas Tuli, yaitu termasuk Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin), dengan tim perumus Kamus SIBI. Dewan Pengurus Pusat Gerkatin mengangkat isu ini untuk didiskusikan bersama di Kongres Nasional keenam Gerkatin di Bali pada tahun 2002. Berdasarkan hasil keputusan dari Kongres Nasional tersebut, nama Bahasa Isyarat Indonesia ditetapkan secara resmi dan kemudian disingkat menjadi Bisindo dengan tujuan mempertahankan bahasa isyarat alamiah.

Kemudian untuk memperkuat status bahasa isyarat sebagai bahasa, Gerkatin mulai bekerjasama dengan The Center for Sign Linguistics and Deaf Studies The Chinese University of Hong Kong dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Para perwakilan Tuli di setiap daerah di seluruh Indonesia juga meminta agar segera mendirikan wadah pengembangan dan penelitian bahasa isyarat di Kongres Nasional Gerkatin di Makassar pada tahun 2006. Pada akhirnya, Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) diresmikan dalam Rapat Kerja Nasional Pertama pada tahun 2009 di Jakarta.

Follow Us:
Kontak Kami

Apabila anda mempunyai pertanyaan mengenai kelas, kolaborasi, serta permintaan narasumber atau wawancara.

Dapat mengirimkan Email atau hubungi kami melalui Whatsapp

Alamat Surat

Komplek Depkes, Jl H. Umaidi No. Bambu 2, Rt. 10/07, Jl. Raya Pasar Minggu No.39 A, RT.1/RW.7, Rawa Barat, Kec. Pasar. Minggu, Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12510 Indonesia


Catatan: Yang ingin mengunjungi kantor PUSBISINDO, diharapkan untuk membuat janji terlebih dahulu melalui Email atau Whatsapp.

Informasi Kontak

Email: info@pusbisindo.org

Whatsapp (Hanya Chat): +62 812 8000 2902

Jam Kerja:

Senin - Jumat: 08.00 - 17.00

Sabtu: 09.00 - 12.00

Minggu dan tanggal merah: Libur

TOP
Info & Pertanyaan
HUBUNGI KAMI